Napoli menuntaskan perlawanan
Olympique Marseille dalam
matchday ke-4 Liga Champions,
Rabu (6/11). Striker Napoli,
Gonzalo Higuain menjadi pahlawan
timnya dalam laga yang dihelat di
San Paolo tersebut.
Publik San Paolo dikejutkan setelah
Marseille mampu unggul saat laga
baru berjalan sepuluh menit. Andre
Ayew berhasil merobek gawang
Pepe Reina melalui eksekusi sepak
pojok Florian Thauvin.
Napoli akhirnya menyamakan skor
menjadi 1-1. Gokhan Inler
menyambar bola muntah hasil
tembakan Raul Albiol yang sempat
diblok oleh Steve Mandanda.
Dua menit berselang, Gonzalo
Higuain membawa tuan rumah
berbalik unggul. Umpan silang Jose
Callejon ditanduk oleh Goran
Pandev, bola disambut tendangan
first time Higuain.
Skor 2-1 bagi anak asuh Rafael
Benitez bertahan hingga 45 menit
jalannya pertandingan babak
pertama berakhir.
Pada babak kedua, Marseille terus
berupaya menyamakan skor.
Florian Thauvin akhirnya membuat
kedudukan imbang pada menit
ke-64 usai meneruskan umpan
silang Dimitri Payet melalui
tembakan kaki kirinya.
Kemenangan bagi Napoli akhirnya
terwujud melalui gol Higuain pada
menit ke-75. Striker asal Argentina
itu mencetak gol keduanya berkat
umpan terukur Dries Mertens.
Hingga pertandingan usai, skor 3-2
tetap menjadi milik tuan rumah.
Tambahan tiga poin membuat I
Partenopei naik ke peringkat kedua
grup F dengan sembilan poin,
menyamain poin Arsenal yang
menguasai puncak klasemen.
Bagi Marseille, peluang lolos ke 16-
Besar menjadi hal yang mustahil.
Dari empat laga, Marseille tak
mampu mengoleksi satu poin pun
dan harus menghuni dasar
klasemen.
Rabu, 06 November 2013
Messi Menjadi Aktor Utama Kekalahan milan
Barcelona berhasil lolos ke babak
16-besar Liga Champions 2013-14
setelah menumbangkan AC Milan
pada matchday keempat fase grup
Liga Champions, Rabu (6/11).
Sumbangan dua gol dari Lionel
Messi cukup membawa El Barca
mengatasi perlawanan Milan.
Bermain di hadapan puluhan ribu
pendukungnya El Barca langsung
menekan pertahanan Milan.
Hasilnya, Neymar dan Andres
Iniesta hampir membuat skor
berubah pada awal-awal
pertandingan.
Pergerakan Neymar pada
pertandingan kali ini cukup
membuat kerepotan lini belakang I
Rossoneri. Bek kanan Milan,
Ignazio Abate yang berhadapan
langsung dengan pemain 21 tahun
tersebut kerap melanggar sang
pemain. Hasilnya, pada menit
ke-30 Abate harus menjatuhkan
Neymar di kotak penalti.
Messi yang ditunjuk sebagai algojo
dengan sempurna mengeksekusi
tendangan tersebut menjadi gol.
Sembilan menit berselang, pemain
Milan kembali melanggar Neymar.
Kali ini giliran Ricardo Montolivo
yang menjatuhkan Neymar.
Tendangan bebas Xavi Hernandez
berhasil dimanfaatkan dengan baik
oleh Sergio Busquets lewat
tandukan kepalanya.
Milan tidak ingin menyerah begitu
saja. Pergerakan Kaka yang
menyisir sisi kanan pertahanan El
Barca akhirnya membuah sebuah
gol. Tembakan kaka sempat
memantul kaki Gerard Pique
sebelum bola masuk ke gawang.
Pada babak kedua Milan
memasukkan Mario Balotelli yang
menggantikan Robinho. Kehadiran
striker 23 tahun tersebut membuat
serangan Milan lebih berwarna.
Buktinya, beberapa kali Balotelli
sempat merepotkan pertahanan
Barcelona.
Alih-alih menyamakan kedudukan,
Messi mencatatkan gol keduanya
pada laga ini sekaligus gol
kedelapannya selama berhadapan
dengan Milan. Kerja sama apik
dengan Cesc Fabregas diakhiri
dengan sepakan mencungkil Messi
pada menit ke-83.
Di laga lain, raksasa Belanda Ajax
Amsterdam berhasil memenangi
laga melawan juara Liga
Skotlandia, Glasgow Celtic. Sempat
imbang tanpa gol pada babak
kedua, Ajax akhirnya memecah
kebuntuan pada menit ke-52 lewat
Lasse Schone.
Dengan hasil ini, Barcelona berhak
lolos ke babak 16-besar Liga
Champions. Sedangkan satu
tempat lainnya masih bisa
diperebutkan oleh Celtic, Milan, dan
Ajax.
16-besar Liga Champions 2013-14
setelah menumbangkan AC Milan
pada matchday keempat fase grup
Liga Champions, Rabu (6/11).
Sumbangan dua gol dari Lionel
Messi cukup membawa El Barca
mengatasi perlawanan Milan.
Bermain di hadapan puluhan ribu
pendukungnya El Barca langsung
menekan pertahanan Milan.
Hasilnya, Neymar dan Andres
Iniesta hampir membuat skor
berubah pada awal-awal
pertandingan.
Pergerakan Neymar pada
pertandingan kali ini cukup
membuat kerepotan lini belakang I
Rossoneri. Bek kanan Milan,
Ignazio Abate yang berhadapan
langsung dengan pemain 21 tahun
tersebut kerap melanggar sang
pemain. Hasilnya, pada menit
ke-30 Abate harus menjatuhkan
Neymar di kotak penalti.
Messi yang ditunjuk sebagai algojo
dengan sempurna mengeksekusi
tendangan tersebut menjadi gol.
Sembilan menit berselang, pemain
Milan kembali melanggar Neymar.
Kali ini giliran Ricardo Montolivo
yang menjatuhkan Neymar.
Tendangan bebas Xavi Hernandez
berhasil dimanfaatkan dengan baik
oleh Sergio Busquets lewat
tandukan kepalanya.
Milan tidak ingin menyerah begitu
saja. Pergerakan Kaka yang
menyisir sisi kanan pertahanan El
Barca akhirnya membuah sebuah
gol. Tembakan kaka sempat
memantul kaki Gerard Pique
sebelum bola masuk ke gawang.
Pada babak kedua Milan
memasukkan Mario Balotelli yang
menggantikan Robinho. Kehadiran
striker 23 tahun tersebut membuat
serangan Milan lebih berwarna.
Buktinya, beberapa kali Balotelli
sempat merepotkan pertahanan
Barcelona.
Alih-alih menyamakan kedudukan,
Messi mencatatkan gol keduanya
pada laga ini sekaligus gol
kedelapannya selama berhadapan
dengan Milan. Kerja sama apik
dengan Cesc Fabregas diakhiri
dengan sepakan mencungkil Messi
pada menit ke-83.
Di laga lain, raksasa Belanda Ajax
Amsterdam berhasil memenangi
laga melawan juara Liga
Skotlandia, Glasgow Celtic. Sempat
imbang tanpa gol pada babak
kedua, Ajax akhirnya memecah
kebuntuan pada menit ke-52 lewat
Lasse Schone.
Dengan hasil ini, Barcelona berhak
lolos ke babak 16-besar Liga
Champions. Sedangkan satu
tempat lainnya masih bisa
diperebutkan oleh Celtic, Milan, dan
Ajax.
Langganan:
Komentar (Atom)